Ngada.Metrosiar- Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli melepas peserta karnaval dalam ajang Festival Kegiatan Kebudayaan Indonesia (GAYAIN) tahun 2025.
Pantauan media, Sabtu (27/9/25), kegiatan karnaval dengan tema plastik dan bunga ini diikuti sebanyak 25 kelompok dari 30 yang mendaftar.
Para peserta terlihat begitu antusias dengan mengenakan pernak-pernik yang didesain begutu unik dari plastik dan juga bunga.
Mengangkat tema menjaga kelestarian lingkungan dan mengembalikan Ngada sebagai Kota Bunga para peserta karnaval ini start dari halaman Mall Pelayananan Publik hingga finish di Lapangan Kartini Bajawa.
Dimeriahkan Marching Band dari SMA Regina Pacis Bajawa dan SMK Sanjaya Bajawa lomba karnaval ini terlihat begitu meriah membuat ribuan pasang mata para penonton bersuka cita.
Dalam kata-kata pelepasannya, Bupati Ngada melalui Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli mengungkapkan bahwa, moment ini menjadi peristiwa yang bersejarah bagi pemerintah Kabupaten Ngada.
Pria yang akrab disapa Nico Noy ini mengatakan bahwa, nelalui karnaval ini kita mengawali seluruh rangkaian kegiatan Festival GAYAIN, Hari Komedi Nasional dan Pesta Pangan Lokal yang dibingkai dalam Festival Budaya Ngada. Mari kita jadikan ajang ini sebagai moment untuk melestarikan budaya Ngada.
“Dengan memohon Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Sabtu tanggal 27 September 2025, saya atas nama Bupati Ngada dengan ini melepas peserta lomba karnaval dalam rangka kegiatan Gerakan Kebudayaan Indonesia, Hari Komedi Indonesia, dan Pesta Pangan Lokal Masyarakat Adat yang dibingkai dalam Festival Budaya Ngada, tahun 2025. Dengan semangat budaya, kita membangun desa menata kota, dari Ngada untuk Nusantara. Mari kita mendukung Ngada bebas limbah sampah dan melestarikan Bajawa Kota Bunga. Kiranya Tuhan menyertai segala usaha dan karya kita semua,” ucap Nico Noy dalam naskah pelepasan mewakili Bupati Ngada, Raymundus Bena.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar










