Metrosiar- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Ngada saat ini lagi gencar meminimalisir piutang/tagihan demi mendongkrak pendapatan dengan mengoptimalkan personalia/karyawan yang ada.
Selain itu, Perumda Air Minum mulai mengurangi sejumlah biaya yang tidak berdampak langsung pada pendapatan.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Kabupaten Ngada, Eduardus Sugi ketika dikonfirmasi media ini terkait adanya isu over kapasitas pegawai di lembaga yang dipimpinnya itu, Rabu (10/9/25).
Pria yang akrab disapa Edu Sugi ini menampik adanya isu terkait over kapasitas pegawai tersebut.
Ia menjelaskan, dari beberapa sisi Rasio Ideal Biaya Personalia dan Pendapatan sehingga perlu di dorong untuk optimalisasi tenaga dalam penanganan gangguan dan meminimalisir tagihan/piutang sekaligus menaikan pendapatan perusahaan.
Menurut Edu Sugi, isu tersebut dari pandangan tertentu setelah dalam berbagai arahan selalu ia dorong untuk peningkatan kinerja karyawan yang dari sisi Rasio pembiayaan gaji dan pendapatan nampak kurang ideal dan harus didorong kinerja pendapatan melalui kerja-kerja karyawan, tambahnya.
Ditanya terkait adanya perekrutan karyawan baru usai dirinya dilantik, Edu Sugi mengungkapkan bahwa, untuk kondisi pelayanan dan pelanggan saat ini, pihaknya tidak bisa menambah karyawan.
Namun demikian, Ia juga tidak menampik bahwa, jika ada perkembangan jumlah pelanggan, pengembangan wilayah pelayanan, beban kerja dan kemampuan keuangan perusahaan mencukupi tentu bisa ada penambahan pegawai, termasuk kebutuhan yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar










