Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto menggagas pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi untuk memudahkan pelayanan jemaah haji asal Indonesia.
Ide ini mendapat dukungan dari Komisi VIII DPR RI, yang mendorong realisasi segera guna meningkatkan kenyamanan dan efisiensi biaya ibadah haji.
Kampung Haji: Solusi Tekan Biaya Akomodasi
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan dengan memiliki hotel khusus bagi jemaah Indonesia, biaya akomodasi dapat lebih terkontrol.
“Mengenai Kampung Haji, kalau kita punya hotel, maka akan bisa dihindari MoU atau harga-harga yang naik setiap tahun,” ujarnya di kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (19/5/2025).
“Kalau kita punya tempat tinggal, nggak perlu lagi nambah anggaran untuk akomodasi, karena kita sudah punya, tinggal mengikuti harga yang berlaku,” ujarnya.
Dukungan DPR dan Harapan Cepat Realisasi
DPR mendorong pemerintah serius menindaklanjuti rencana ini demi kelancaran penyelenggaraan haji.
Marwan juga berharap pertemuan Presiden Prabowo dengan Pemerintah Arab Saudi dapat mempercepat pembahasan proyek ini.
“Ini langkah yang baik, langkah ini tidak akan mengurangi kerja sama (Indonesia dan Arab Saudi), baik secara ekonomi maupun jemaah,” tegasnya.
Respon Positif dari Pangeran Muhammad Bin Salman
Presiden Prabowo mengungkapkan ia telah menyampaikan niat pembangunan Kampung Haji kepada Pangeran Muhammad Bin Salman (MBS).
“Sudah saya sampaikan kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Muhammad Bin Salman, terakhir saya jumpa dengan beliau, saya mengajukan niat Indonesia untuk membangun suatu perkampungan Indonesia di Tanah Suci yang sedekat-dekatnya dengan Masjidil Haram,” kata Prabowo saat peresmian Terminal Haji dan Umrah 2F di Bandara Soetta, Tangerang (5/5/2025).
“Reaksi beliau waktu itu cukup positif, beliau sampaikan mari direncanakan secara teknis dan dengan baik,” kata Prabowo mengenai respons MBS.(*)
Editor : Lisan Al-Ghaib










