VIRAL Ajudan Kapolri Arogan Pukul Jurnalis dan Ancam Wartawan, Ternyata Ini yang Sebenarnya

Senin, 7 April 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang jurnalis foto menjalankan tugas peliputan saat kunjungan Kapolri di Stasiun Tawang, Semarang. Insiden dugaan kekerasan oleh ajudan Kapolri terjadi di lokasi ini, Sabtu (5/4/2025). Potret Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Merdeka.com)

Seorang jurnalis foto menjalankan tugas peliputan saat kunjungan Kapolri di Stasiun Tawang, Semarang. Insiden dugaan kekerasan oleh ajudan Kapolri terjadi di lokasi ini, Sabtu (5/4/2025). Potret Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Merdeka.com)

 

Metrosiar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penyesalannya atas insiden kekerasan yang dialami seorang jurnalis saat meliput kegiatannya di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah. Ia menduga pelaku bukan bagian dari tim ajudan, melainkan anggota pengamanan.

“Saya baru mengetahui kejadian ini dari media. Tampaknya bukan ajudan saya, tetapi personel pengamanan. Saat ini sedang kami selidiki dan akan ditindaklanjuti,” ujar Jenderal Sigit kepada wartawan pada Minggu (6/4/2025).

Ia menegaskan bahwa dirinya memiliki hubungan baik dengan media, sehingga peristiwa ini sangat disayangkan.

“Saya pribadi menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saya sudah memerintahkan agar kasus ini segera diproses sesuai aturan yang berlaku,” lanjutnya.

Baca Juga :  Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir

Insiden terjadi saat jurnalis tengah meliput kunjungan Kapolri yang menyapa para penumpang di stasiun tersebut.

Seorang pria yang diduga anggota pengamanan meminta jurnalis mundur dengan cara mendorong secara kasar.

Salah satu korban adalah pewarta foto Antara, Makna Zaezar, yang dipukul di bagian kepala oleh pelaku saat mencoba menjauh ke arah peron. Selain pemukulan, terdengar juga ancaman terhadap para jurnalis.

“Kalian pers, saya tempeleng satu-satu,” ucap pelaku seperti dikutip oleh saksi.

Baca Juga :  Situasi Memanas, Kedutaan India Desak Warganya Segera Keluar dari Iran

Beberapa jurnalis lain juga melaporkan mengalami dorongan dan intimidasi fisik, bahkan ada yang sempat dicekik.

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa pihaknya menyesalkan kejadian tersebut.

“Kami menyayangkan jika kejadian itu benar adanya, karena seharusnya bisa dihindari,” ujar Truno.

Ia memastikan Polri akan menyelidiki kasus ini dan akan memberikan sanksi jika ditemukan pelanggaran.

“Saat ini kami sedang meminta keterangan dari tim yang bertugas di lokasi saat itu,” pungkasnya.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: detiknews

Berita Terkait

Pengamanan Super Ketat! Haul Syeikh Nawawi Al Bantani ke-133 Berlangsung Aman dan Khidmat
Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”
PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Berita ini 18 kali dibaca
"Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku baru mengetahui insiden kekerasan terhadap jurnalis dari pemberitaan media. Ia menduga pelaku bukan ajudannya, melainkan anggota dari tim pengamanan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan penelusuran dan akan menindaklanjuti kejadian tersebut."

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:48 WIB

Pengamanan Super Ketat! Haul Syeikh Nawawi Al Bantani ke-133 Berlangsung Aman dan Khidmat

Kamis, 16 April 2026 - 22:03 WIB

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB