Bajawa.Metrosiar- Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) secara resmi melaunching penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Launching ini bukan sekedar seremoni, namun menjadi langkah strategis kampus tersebut dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan pertanian dan peternakan yang berbasis riset.
“Launching hari ini bukan sekedar untuk pembukaan penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi STIPER untuk pembangunan SDM, pemberdayaan pertanian dan peternakan berbasis riset,” ungkap Ketua STIPER FB, Nicolaus Noywuli, Jumat (27/2/26).
Pria yang akrab disapa Nico Noy ini menjelaskan, untuk memastkan lulusan STIPER FB memiliki SDM unggul, berdaya saing, dan kepastian tenaga kerja, pihaknya terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan semua pihak termasuk mengirim mahasiswa untuk magang ke Jepang.
Menurut dia, respon masyarakat terhadap keberadaan kampus STIPER FB sangat luar biasa. Hal ini laniut Nico Noy, dapat dirasakan ketika mahasiswanya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Namun, dibalik semuanya itu, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang fokus pada pertanian dan peternakan, pihaknya diminta mampu menciptakan teknologi tepat guna untuk membantu, membangun serta mengatasi masalah yang terjadi di tengah masyarakat.
Nico Noy mengatakan, permintaan pasar kerja dan harapan-harapan masyarakat ini menjadi tantangan bagi STIPER untuk mencetak lulusan, yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki keterampilan-keterampilan praktis, berjiwa kerja, tanggung jawab, serta inovatif.
Oleh karena itu tutur dia, kurikulum di STIPER sudah dirancang untuk mengintegrasikan IPTEK dan kehidupan tengah masyarakat, agar bisa memenuhi kebutuhan pasar kerja baik lokal, nasional maupun internasional.

Target 400 Mahasiswa Baru
Lebih lanjut orang nomor satu di STIPER FB ini menargetkan 400 mahasiswa baru di tahun ajaran 2026/2027.
“Kami mengajak sekaligus mengundang siswa/siswa lulusan SMA/SMK/Madrasah untuk bisa mendaftarkan diri,” ajaknya.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar










