Metrosiar – Musibah tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada Minggu, 2 Maret 2025, meninggalkan luka mendalam bagi para korban.
Duka dan trauma menyelimuti mereka yang kehilangan tempat tinggal dan orang tercinta.
Namun, di tengah kepedihan itu, hadir secercah harapan melalui kehangatan dan kepedulian dari para Polisi Wanita (Polwan) Polres Bogor di bawah naungan Polda Jabar.
Dukungan Psikologis untuk Meredakan Trauma
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menyampaikan sejak awal kejadian, Polwan diterjunkan untuk memberikan pendampingan psikologis dan trauma healing bagi para pengungsi.
Posko bantuan pun didirikan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor guna memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.
Lebih dari Sekadar Bantuan, Sentuhan yang Menguatkan
Tak hanya memberikan bantuan logistik, para Polwan juga berupaya memulihkan mental dan emosional para korban, terutama anak-anak dan orang tua.
Dengan penuh kehangatan, mereka menghibur, memberikan pelukan, dan membangun kembali rasa aman yang sempat hilang.
“Kami ingin mereka merasa tenang dan tidak larut dalam ketakutan. Anak-anak harus tetap bisa tersenyum meski tengah menghadapi cobaan,” ujar Kombes Pol. Jules Abraham Abast, dikutip dari tribratanews.jabar.polri.go.id.
Komitmen Polda Jabar: Melindungi dan Mengayomi di Saat Sulit
Kehadiran Polwan di tengah pengungsi menjadi bukti bahwa kepedulian tidak hanya sebatas pada evakuasi dan pencarian korban, tetapi juga pemulihan pascabencana.
Sentuhan humanis ini mengingatkan bahwa di balik seragam dan tugas kepolisian, ada hati yang peduli dan siap membantu masyarakat melewati masa-masa sulit.(*)
Editor : Konrad Wodo
Sumber Berita: tribratanews.jabar.polri.go.id/metrosiar.com










