Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Ibu dan Anak di Tambora, Jakarta Barat: Pelaku Ditangkap di Banyumas

Selasa, 11 Maret 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Tambora, Jakarta Barat, yang ditemukan membusuk dalam penampungan air, toren. Barang bukti ditemukan, motif masih diselidiki. Foto terduga pelaku pembunuhan menunduk saat digiring polisi. (DOK. Polisi)

Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Tambora, Jakarta Barat, yang ditemukan membusuk dalam penampungan air, toren. Barang bukti ditemukan, motif masih diselidiki. Foto terduga pelaku pembunuhan menunduk saat digiring polisi. (DOK. Polisi)

 

Metrosiar – Polisi telah berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak berinisial TSL (59) dan ES (35), yang jenazahnya ditemukan di penampungan air rumah mereka di kawasan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (9/3/2025) malam.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan, mengatakan pelaku ditangkap di wilayah Banyumas, Jawa Tengah.

“Kami langsung memimpin ke wilayah hukum Banyumas karena tersangka dapat berada di sana,” jelas Arfan pada Senin (10/3), dikutip dari Kompas.TV.

Penampilan Pelaku Saat Ditangkap

Saat ditangkap, pelaku terlihat seperti gelandangan, namun polisi berhasil mengenalinya dan melacak informasi untuk menangkapnya tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Ternyata Begini Cara Allah SWT Merespons Hamba-Nya, Pesan Menggetarkan dari Majelis Zikir Mumtaz 

“Penampilannya seperti gembel. Alhamdulillah kami sudah mengenali dan berhasil menangkapnya,” ujar Arfan.

Temuan Barang Bukti

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti saat menangkap terduga pelaku, termasuk senapan angin dan sepeda motor yang diduga terkait dengan kejahatan tersebut.

“Kami menemukan barang bukti berupa senapan angin dan sepeda motor,” tambahnya.

Motif dan Proses Penyelidikan

Meskipun polisi masih menyelidiki motif di balik pembunuhan ini, diketahui bahwa pelaku menggunakan benda tumpul untuk menghabisi nyawa korban-korbannya. Penyelidikan terus dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai hubungan pelaku dengan korban.

Baca Juga :  Gubernur Banten dan DKI Jakarta Bahas Masalah Banjir hingga Perluasan MRT

Penemuan Mayat di Penampungan Air

Mayat TSL dan ES ditemukan dalam kondisi membusuk di penampungan air rumah (toren) mereka pada Kamis (6/3) malam, setelah laporan anak korban berinisial R yang mencium bau menyengat dari lokasi tersebut.

Polisi kemudian mengevakuasi kedua mayat tersebut pada Jumat (7/3) sekitar pukul 04.00 WIB. Kejadian ini memicu pencarian yang berujung pada penangkapan pelaku pada Minggu malam.(*)

Berita Terkait

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”
PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:03 WIB

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB