Metrosiar.Ngada- Dalam rangka mempercepat Program Ketahanan Pangan (Ketapang) dan mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Kamis (16/10/25/ di aula Setda Ngada.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Ngada, Asisten 2 Setda Ngada, Kadis Peternakan, Sekretaris DPMD, Perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan lintas sektor terkait lainnya.
Wakil Bupati Ngada, Bernadinus “Berni” Dhey Ngebu dalam arahannya menegaskan pentingnya rapat koordinasi dimaksud.
Rapat ini ujar Berni, merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung Program prioritas pemerintah pusat yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).


Berni mengungkapkan, rapat multisektor ini menjadi bagian penting dalam upaya bersama memperkuat ketahanan pangan.
Lebih lanjut kata dia, tujuan akhirnya adalah, kedepan Kabupaten Ngada akan mencapai kemandirian pangan.
“Kami berharap seluruh pihak bergerak seirama dengan pemerintah pusat,” ketus Berni.
Saat ini, di Kabupaten Ngada terdapat 56 ribu penerima Program MBG. Untuk mendukung program tersebut lanjut Berni Dhey, pemerintah daerah mendorong peningkatan produktivitas pertanian hortikultura sesuai potensi di masing-masing wilayah.
Selain itu, pengembangan budidaya ikan, telur ayam, dan ayam pedaging juga harus jadi fokus perhatian dalam memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Ngada, tandasnya.

Ia juga menekankan pentingnya data yang akurat dalam pelaksanaan program karena kegiatan ini sebagiannya menggunakan dana desa.
Berni mengingatkan, jika ada program yang sudah tidak lagi berjalan, jangan didata.
Menyinggung soal Koperasi Merah Putih, Politisi PKB ini menekankan pentingya menyiapkan gerai dengan baik yang fokusnya kepada kebutuhan masyarakat, pungkas Berni sembari mengingatkan agar menghindadari usaha simpan pinjam.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari desa/kelurahan hingga sekolah yang telah turut berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Ngada,” ucap Berni Dhey mengakhiri arahannya.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar










