Penutupan Sementara Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten: Macan Putih, Macan Barengos, dan Jalak Harupat

Senin, 24 Februari 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota mendapatkan pelatihan yang lebih terstruktur dan sesuai dengan nilai-nilai tradisi yang kami junjung tinggi (Dok. Bokir Ketua PB Korcam Kemiri)

Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota mendapatkan pelatihan yang lebih terstruktur dan sesuai dengan nilai-nilai tradisi yang kami junjung tinggi (Dok. Bokir Ketua PB Korcam Kemiri)

Metrosiar – Tiga perguruan pencak silat yang tergabung dalam aliran Terumbu Banten, yaitu Macan Putih, Macan Barengos, dan Jalak Harupat, resmi menggelar acara penutupan sementara pada Hari Minggu Malam Tanggal 23 Februari 2025. Di halaman Kantor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

Acara ini dihadiri oleh para sesepuh, pendekar, serta anggota perguruan yang telah lama mengabdikan diri dalam pelestarian seni bela diri warisan budaya Banten.

momen ini sebagai refleksi untuk memperkuat sistem pembelajaran dan regenerasi para pesilat muda (Dok. Bokir Ketua PB Korcam Kemiri)

Penutupan sementara ini dilakukan sebagai bagian dari upaya restrukturisasi dan evaluasi organisasi demi meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan para anggota. Langkah ini diambil guna menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur pencak silat.

Baca Juga :  Kado Lebaran dari Negara: THR ASN 2025 Cair Lebih Awal, Cek Jadwal Pencairan Sekarang

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota mendapatkan pelatihan yang lebih terstruktur dan sesuai dengan nilai-nilai tradisi yang kami junjung tinggi,” ujar Kusnadi atau panggilan akrabnya Bokir saat di temui Wartawan.

Selain itu, perwakilan dari Macan Barengos dan Jalak Harupat juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas antarperguruan serta menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk memperkuat sistem pembelajaran dan regenerasi para pesilat muda.

Baca Juga :  ‎Polsek Kresek Bersama Koramil 07 dan Satpol PP Gelar Operasi Premanisme dan Tertibkan Atribut Ormas

Dalam acara penutupan sementara ini, diadakan pula serangkaian kegiatan, seperti doa bersama, pertunjukan pencak silat, dan diskusi mengenai masa depan perguruan. Para anggota tetap diimbau untuk terus berlatih secara mandiri hingga pembukaan kembali perguruan diumumkan.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan perguruan Macan Putih, Macan Barengos, dan Jalak Harupat dapat kembali aktif dengan sistem yang lebih baik dan tetap menjadi garda terdepan dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.(*)

Sumber Berita: Ormas PB Korcam Kemiri

Berita Terkait

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”
PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:03 WIB

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB