Metrosiar – Tiga perguruan pencak silat yang tergabung dalam aliran Terumbu Banten, yaitu Macan Putih, Macan Barengos, dan Jalak Harupat, resmi menggelar acara penutupan sementara pada Hari Minggu Malam Tanggal 23 Februari 2025. Di halaman Kantor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.
Acara ini dihadiri oleh para sesepuh, pendekar, serta anggota perguruan yang telah lama mengabdikan diri dalam pelestarian seni bela diri warisan budaya Banten.

Penutupan sementara ini dilakukan sebagai bagian dari upaya restrukturisasi dan evaluasi organisasi demi meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan para anggota. Langkah ini diambil guna menyesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur pencak silat.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota mendapatkan pelatihan yang lebih terstruktur dan sesuai dengan nilai-nilai tradisi yang kami junjung tinggi,” ujar Kusnadi atau panggilan akrabnya Bokir saat di temui Wartawan.
Selain itu, perwakilan dari Macan Barengos dan Jalak Harupat juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas antarperguruan serta menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk memperkuat sistem pembelajaran dan regenerasi para pesilat muda.
Dalam acara penutupan sementara ini, diadakan pula serangkaian kegiatan, seperti doa bersama, pertunjukan pencak silat, dan diskusi mengenai masa depan perguruan. Para anggota tetap diimbau untuk terus berlatih secara mandiri hingga pembukaan kembali perguruan diumumkan.
Dengan adanya langkah ini, diharapkan perguruan Macan Putih, Macan Barengos, dan Jalak Harupat dapat kembali aktif dengan sistem yang lebih baik dan tetap menjadi garda terdepan dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.(*)
Sumber Berita: Ormas PB Korcam Kemiri










