Menapak Jejak Wogo: Perjalanan Berni Dhey dari Nua Olo ke Napu Bheto

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. (Foto: Frans Dhena)

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu. (Foto: Frans Dhena)

Metrosiar – Pagi itu, embun masih bertengger di ujung daun, seakan enggan jatuh ke tanah.

Kampung Adat Wogo berdiri dalam diam yang anggun, rumah-rumah adatnya seperti para tetua yang menjaga cerita lama.

Di sinilah, di bawah langit Ngada yang biru pucat, Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu berdiri. Senyumnya merekah, matanya menyapu pemandangan seakan hendak merekam setiap lekuk sejarah.

Namun sebelum menapaki perjalanan, Berni begitu ia akrab disapa lebih dulu mengukir momen bersejarah yakni meresmikan Kampung Wogo sebagai Desa Edu-Eco Wisata. Ia berbicara dengan nada yang sarat rasa, bukan sekadar kata.

“Kalau tracking saya pikir selain untuk olahraga juga untuk mengingat kembali sejarah awal Kampung Wogo yang berasal dari Nua Olo,” ujarnya, tatapannya mengarah ke jalur tanah yang membentang.

Langkahnya pun dimulai. Jalan setapak membimbing rombongan keluar dari pelukan kampung. Mereka menembus kebun, meniti tanah yang kadang licin, menyeberangi kali dengan gemericik airnya yang jernih. Sesekali, Berni berhenti, menatap aliran itu.

Baca Juga :  Cari Titik Temu Antara Modernisasi dan Tradisi Dibalik Dialog Budaya dalam FBN

“Tracking ini juga mengingatkan kita soal sumber mata air yang harus dirawat bersama,” katanya sambil menunduk, seolah berbicara langsung pada air yang mengalir.

Perjalanan terasa seperti membuka lembar-lembar tua yang mengisahkan para leluhur Wogo, dari Nua Olo hingga kini. Warga yang ikut serta bercerita dalam bahasa yang sederhana namun hangat, tentang tanah yang mereka injak dan masa lalu yang mereka jaga.

Menapak jejak sejarah Wogo, Wabup Ngada Berni Dhey tracking dari Nua Olo hingga Pasar Napu Bheto dalam rangka Festival Wolobobo 2025.
Menapak jejak sejarah Wogo, Wabup Ngada Berni Dhey tracking dari Nua Olo hingga Pasar Napu Bheto dalam rangka Festival Wolobobo 2025. Potret Kampung Adat Wogo. (Foto: Frans Dhena)

Ketika rombongan tiba di Pasar Napu Bheto, suasana berubah menjadi pesta indera. Bau jagung rebus berbaur dengan wangi kopi Bajawa, suara tawar-menawar riuh di antara deretan panganan lokal yang memanjakan mata. Berni berhenti di beberapa lapak, mencicipi makanan dengan penuh rasa ingin tahu.

Baca Juga :  PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih 6 Penghargaan di Ajang ENSIA Awards 2025, Perkuat Komitmen Lingkungan dan Sosial

“Napu Bheto dengan kekayaan aneka makanan lokal memberikan pemahaman bahwa Bajawa daerah kita kaya akan makanan lokal yang juga kaya akan aneka gizi,” ujarnya sambil tersenyum pada penjual yang menawarkan kue tradisional.

Di tengah hiruk pikuk pasar, ia mengungkapkan rencananya.

“Kita akan meramu dengan Yayasan Bambu Lestari (YBL) serta Yayasan Kehati untuk jadwal rutin secara berkala acara di Napu Bheto,” ketus Berni Dhey.

Festival Wolobobo, yang membingkai perjalanan ini, bukan sekadar perayaan. Ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini, antara hening kampung adat dan riuh pasar rakyat. Dan di hari itu, langkah-langkah Berni Dhey menjahit keduanya menjadi satu cerita: tentang ingatan, tentang alam, dan tentang kehidupan yang terus berdenyut di tanah Ngada.* (Frans Dhena)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Berita Terkait

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”
PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung
Berita ini 61 kali dibaca
Menapak jejak sejarah Wogo, Wabup Ngada Berni Dhey tracking dari Nua Olo hingga Pasar Napu Bheto dalam rangka Festival Wolobobo 2025.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:03 WIB

Camat Kemiri Pimpin Pembukaan Pengajian Malam Jumat, Tekankan Kebersamaan dan Integritas”

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB