Jadi Narasumber Sosialisasi Investasi Kemiri Sunan, Asisten 2: Hilangkan “Luka Lama”, Bangkitkan Optimisme Usaha

Avatar photo

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli. (Foto: Elfrat Frans Dhena).

Metrosiar.Ngada- Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli mengingatkan kepada warga Wolokuku agar bisa menghilangkan luka lama yang sudah membekas dalam diri sebagai bentuk kekecewaan atas manajemen lama dari PT Bumiampo Investama Sejahtera (BIS) yang sudah hilang entah kemana.

Diketahui bahwa, sebelumnya PT ini telah melakukan kerjasama dengan warga didaerah tersebut untuk berinvestasi Kemiri Sunan. Namun, dalam perjalanannya bahkan hingga belasan tahun manajemen perusahaan ini tak kunjung mendatangi warga, sehingga puluhan hektar tanaman kemiri sunan itu, kini ibarat hutan yang tidak terurus.

Namun dengan pergantian manajemen, perusahaan ini kembali hadir untuk berinvestasi sekaligus meminta warga yang adalah pemilik lahan ini agar menjadi mitra dalam investasi tersebut.

Dalam pengarahannya, Nicolaus Noywuli mewakili Bupati dan Wakil Bupati Ngada mengajak warga didaerah itu untuk bangkit dan tidak lagi mengingat masa lalu.

 

”Pada kesempatan ini saya mengajak kepada bapak/ibu semua selaku pemilik lahan untuk tidak lagi memikirkan masa lalu, tetapi mari kita bangkit dengan menumbuhkan semangat optimisme dalam diri untuk berusaha,” ungkapnya, Jumat (24/10/25) di aula kantor Desa Lari Laki, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada.

Baca juga:  Turnamen Futsal Peternakan Cup I Resmi Ditutup, STIPER FB Siap Gelar Pertandingan Antar SMA/SMK

Ia pun berharap agar warga setempat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebagai upaya bersama dalam mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraaan masyarakat di Kabupaten Ngada.

Nico Noy bilang, sosialisasi ini merupakan kelanjutan dari investasi kemiri sunan yang telah dilakukan oleh manajemen sebelumnya, yang hingga kini para pemilik lahan sekaligus adalah petani dan pekerja sudah ditinggalkan.

Nico Noy mengakui, bahwa manajemen sebelumnya memang sudah bermasalah, mulai dari status tanah hingga investasi.

Namun, dengan manajemen yang baru pihak perusahaan bermaksud untuk kembali mengajak warga didaerah itu untuk menjadi mitra investasi, sehingga tanaman kemiri sunan yang saat ini sudah ada tidak menjadi mubazir.

Kepada para pemilik lahan, dia meyakinkan bahwa dengan manajemen baru sat ini, investasi ini mampu mendorong ekonomi masyarakat menuju kesejahteraan.

Nico Noy bilang, investasi ini menjadi penting dalam kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ngada saat ini, oleh karena hal ini merupakan salah satu lokomotif penggerak ekonomi di Kabupaten Ngada.

Baca juga:  Update KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer Lewat OTT, 14 Orang Diperiksa dan 22 Kendaraan Disita

Apalagi kata dia, ketergantungan daerah ini kepada pemerintah pusat masih cukup tinggi, ditambah lagi dengan kondisi keuangan daerah yang minim akibat efisiensi, maka investasi ini menjadi pilihan yang tepat.

“Pemerintah Kabupaten Ngada menyambut baik dan mengapresiasi PT. BIS dan PT. BAS dengan manajemen baru yang sudah hadir untuk kemudian melanjutkan invesatasi ini,” ketus dia.

Untuk kembali melanjutkan ini, mesti ada kesepakatan, maka lanjut Nico Noy gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya sehingga bisa mendapatkan kata sepakat yang tentunya bermanfaat dalam meningkatkan roda perekonomian demi mencapai kesejahteraan yang diharapkan bersama.

Dia menekankan bahwa, pada prinsipnya pemerintah daerah selalu mendukung segala usaha yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Ngada dalam upaya peningkatan ekonomi menuju masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.

“Jangan kuatir dan takut, mari kita mulai berubah dan kembali berbenah demi kesejahteraan bersama yang kita harapkan,” tutup Nicolaus Noy Wuli.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak
Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”
Berita ini 38 kali dibaca
Diketahui bahwa, sebelumnya PT ini telah melakukan kerjasama dengan warga didaerah tersebut untuk berinvestasi Kemiri Sunan. Namun, dalam perjalanannya bahkan hingga belasan tahun manajemen perusahaan ini tak kunjung mendatangi warga, sehingga puluhan hektar tanaman kemiri sunan itu, kini ibarat hutan yang tidak terurus.

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:53 WIB

HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia

Berita Terbaru