Saat Warga Ngada Diguncang Gempa, PDIP Turun Tangan: Bantuan Disalurkan, Solidaritas Bergerak hingga Hari Ini

Avatar photo

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PDIP Ngada, Wilfridus Muga menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu korban gempa di Ngada. (Foto: Dok. DPC PDIP Ngada).

Ketua DPC PDIP Ngada, Wilfridus Muga menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu korban gempa di Ngada. (Foto: Dok. DPC PDIP Ngada).

Bajawa.Metrosiar- Saat warga Kabupaten Ngada masih dihantui kekhawatiran pascagempa bumi, kepedulian justru bergerak dari berbagai penjuru.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ngada memilih turun langsung ke tengah masyarakat, menyambangi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan.

Aksi kemanusiaan tersebut dimulai sejak Minggu (16/8/2026). Tidak berhenti dalam satu hari, jajaran DPC PDIP Ngada masih bergerak hingga Senin (17/8/2026), mendatangi sejumlah wilayah terdampak untuk melihat kondisi warga secara langsung dan membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Bagi DPC PDIP Ngada, bencana bukan waktunya untuk sekadar melihat dari kejauhan. Kehadiran di tengah warga menjadi bentuk nyata kepedulian sekaligus upaya memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa berjalan sendirian menghadapi situasi sulit.

Ketua DPC PDIP Ngada, Wilfridus Muga, mengatakan pihaknya sengaja turun langsung agar dapat mengetahui kondisi warga sekaligus mendengar kebutuhan mereka di lapangan.

“Kami tidak ingin hanya melihat dari jauh. Kami turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat, mendengarkan apa yang mereka butuhkan dan memastikan warga tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi situasi ini,” ujar Fridus.

Baca juga:  STKIP CBN Gelar Syukuran NATARU Bersama Mahasiswa Penerima Beasiswa

Menurutnya, dalam situasi bencana, bantuan material memang penting. Namun, kehadiran langsung di tengah masyarakat juga memiliki nilai yang tidak kalah penting karena dapat memberikan dukungan moral dan menguatkan semangat warga yang sedang menghadapi masa sulit.

Kegiatan kemanusiaan tersebut pun terus berlanjut. Hingga Senin (17/8/2026), pengurus dan kader PDIP Ngada masih menyambangi warga di sejumlah wilayah terdampak, membawa bantuan sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat.

“Ini bukan soal politik. Ini soal kemanusiaan. Ketika masyarakat sedang menghadapi bencana, semua elemen harus hadir dan bergotong royong membantu,” tegas Fridus.

Ketua Komisi III DPRD Ngada itu menilai penanganan dampak bencana membutuhkan kekuatan bersama. Pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, relawan, partai politik dan seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.

Baca juga:  Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun tidak lengah terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga diminta mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah serta pihak berwenang.

“Kita berharap masyarakat tetap tenang, tetapi juga harus waspada. Yang paling penting sekarang adalah keselamatan warga dan bagaimana kebutuhan mereka bisa segera terpenuhi,” katanya.

Fridus menegaskan DPC PDIP Ngada akan terus berupaya hadir bersama masyarakat selama kondisi darurat masih berlangsung.

Menurutnya, musibah harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan semangat gotong royong. Jangan sampai ada warga yang merasa ditinggalkan ketika sedang menghadapi bencana.

“Ketika rakyat menghadapi kesulitan, kami harus turun dan berdiri bersama rakyat. Bantuan terus bergerak, kepedulian terus berjalan, dan kami akan terus bersama masyarakat,” pungkas Fridus Muga.

Di tengah gempa yang mengguncang, pesan yang ingin disampaikan PDIP Ngada jelas: rakyat tidak boleh menghadapi bencana sendirian.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Ngada Makin Meluas: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi di 27 Posko
Raymundus Bena Beberkan Capaian Ngada di HUT RI ke-81: Dari Pertanian, Pendidikan hingga PSN Naik Liga 3
Sambut HUT ke 81 RI, Spanduk Kemerdekaan di UPT Pakuhaji Curi Perhatian Warga
Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media
100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi
Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang
Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Gempa Ngada Makin Meluas: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi di 27 Posko

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Raymundus Bena Beberkan Capaian Ngada di HUT RI ke-81: Dari Pertanian, Pendidikan hingga PSN Naik Liga 3

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Saat Warga Ngada Diguncang Gempa, PDIP Turun Tangan: Bantuan Disalurkan, Solidaritas Bergerak hingga Hari Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Spanduk Kemerdekaan di UPT Pakuhaji Curi Perhatian Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:54 WIB

100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi

Berita Terbaru