Metrosiar – Pendidikan energi terbarukan di sekolah memiliki peran penting dalam menumbuhkan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Mendukung upaya ini, Kelompok Nol Satu Tangerang (NOSATA) yang merupakan alumni Sekolah Khusus (SKh) Negeri 01 Balaraja menghadirkan kesadaran sejak dini melalui pemanfaatan solar PV (PLTS) berkapasitas 2.480 watt di atap gedung workshop membatik sebagai sumber energi ramah lingkungan.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, Balaraja, pada 11 Agustus.
Penggunaan solar PV menjadi langkah signifikan bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Selain mendorong efisiensi energi, program ini juga memberikan pengalaman langsung bagi siswa penyandang difabel untuk memahami pentingnya energi terbarukan serta tanggung jawab menjaga lingkungan.
Kepala SKh Negeri 01 Balaraja, Sumiyati, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar yang membantu kelompok pembatik NOSATA berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar,” tutur Sumiyati.
“Kolaborasi ini memberi manfaat besar, tidak hanya menekan biaya listrik bagi kelompok pembatik (kelompok NOSATA), tetapi juga sebagai sarana edukatif untuk mencintai lingkungan dan terus berinovasi di bidang energi terbarukan,” lanjutnya.
Senior Manager UBP Lontar, Ria Indrawan, mengatakan dukungan yang diberikan tidak hanya berupa penyediaan infrastruktur, melainkan juga bentuk komitmen perusahaan mendukung target Net Zero Emission 2060 dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).
“Kami ingin anak-anak di SKH Negeri 01 Balaraja, khususnya alumni di kelompok pembatik NOSATA, mengenal dan merasakan langsung manfaat energi bersih,” ujar Ria Indrawan.
“Solar PV ini diharapkan dapat membantu operasional kelompok pembatik sekaligus menjadi sarana edukasi bahwa langkah kecil yang kita lakukan hari ini bisa berdampak pada lahirnya generasi penerus yang akan selalu menjaga keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem bumi,” bebernya.
Program ini turut memperkuat komitmen UBP Lontar dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin 7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim.
Pemanfaatan solar PV di workshop kelompok pembatik NOSATA menjadi contoh nyata bahwa pendidikan dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan.
Inisiatif ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi sekolah maupun kelompok lain di Tangerang dan sekitarnya, terutama dalam mengembangkan kreativitas seni yang ramah lingkungan serta inklusif.
Narahubung:
Farid Setiawan
Assistant Manager Umum
PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar
farid.setiawan@plnindonesiapower.co.id
Sekilas Tentang PLN Indonesia Power
PT PLN Indonesia Power merupakan perusahaan pembangkitan terbesar di Asia Tenggara dan subholding dari PT PLN (Persero).
Perusahaan ini berkomitmen menjadi penyedia energi berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.*
Editor : Wodo Ndaya Coya
Sumber Berita: PLN Indonesia Power










