Pelabuhan Merak Jadi Sorotan, Kapolri Turun Langsung Pastikan Nataru Aman

Avatar photo

Selasa, 23 Desember 2025 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau kesiapan personel dan sarana pengamanan Nataru di kawasan Pelabuhan Merak.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau kesiapan personel dan sarana pengamanan Nataru di kawasan Pelabuhan Merak.

Merak, Metrosiar – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di Pos Pengamanan Pelabuhan Merak, Senin (22/12/2025). Kunjungan ini memastikan arus penyeberangan Banten–Lampung berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolri hadir bersama jajaran menteri dan pimpinan lembaga, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Pejabat Utama Mabes Polri, Gubernur Banten Andra Soni, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, serta Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Yossianis Marciano. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan pentingnya pengamanan arus libur akhir tahun di Banten.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengecek Pos Terpadu Operasi Lilin Maung 2025 di Pelabuhan Merak untuk memastikan pelayanan dan pengamanan berjalan optimal.

Rombongan mengecek langsung kesiapan personel, sarana prasarana, dan sistem pelayanan di pelabuhan. Selain inspeksi lapangan, rombongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada para pemudik di Pelabuhan Merak.

Kapolda Banten menegaskan kunjungan Kapolri bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

“Hari ini Bapak Kapolri didampingi PJU Mabes Polri serta beberapa menteri mengunjungi Pelabuhan Merak. Kehadirannya untuk memastikan pengamanan Nataru berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Hengki.

Menko PMK Pratikno menyatakan pemerintah memastikan seluruh pemudik, baik untuk silaturahmi maupun wisata, terlayani dengan aman.

Baca juga:  Ngaku Mau Suntik Bius, Ternyata Lakukan Ini! Aksi Tak Terduga Dokter Residen di Bandung

“Pemerintah bersama Kapolri dan jajaran menteri melakukan pengecekan kesiapan pelayanan bagi para pemudik, baik pada arus mudik maupun arus balik. Seluruh persiapan dilakukan secara matang, termasuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang saat ini sedang kita hadapi,” ujar Pratikno.

Ia menambahkan, tantangan cuaca ekstrem seperti siklon dan potensi cuaca basah di wilayah pantai selatan diantisipasi dengan kesiapsiagaan tinggi seluruh kementerian dan lembaga.

“Kesiapan TNI, Polri, Basarnas, serta seluruh kementerian dan lembaga sangat baik. Seluruh infrastruktur, personel, dan aparat telah siaga untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar, aman, dan nyaman. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak dalam mempersiapkan libur Nataru,” tambahnya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan Polri menggelar operasi pengamanan terpadu, termasuk mendirikan 50 posko di wilayah Banten yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

“Di Banten terdapat empat objek utama yang menjadi fokus pengamanan, yaitu jalur penyeberangan Merak, kegiatan ibadah Natal dan Tahun Baru, aktivitas wisata, serta berbagai kegiatan masyarakat di akhir tahun,” jelas Kapolri.

Kapolri juga mengingatkan jajarannya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana sesuai prediksi BMKG.

“Kita tidak boleh underestimate. Terus ikuti perkembangan BMKG dan segera informasikan kepada masyarakat. Mitigasi bencana, kesiapan peralatan, personel penyelamatan, serta publikasi informasi harus dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Baca juga:  Mahfuz Sidik: Dunia di Ambang PD III, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional

Di sektor kesehatan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau keselamatan berkendara, khususnya bagi pengguna sepeda motor.

“Sebagian besar kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan non-tol dan lebih dari 70 persen korban meninggal merupakan pengendara sepeda motor. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, menggunakan helm, beristirahat cukup, dan tidak membawa muatan berlebihan,” imbaunya.

Dukungan infrastruktur juga diperkuat Kementerian PUPR dengan menyiapkan 590 posko di seluruh Indonesia.

“Posko-posko ini dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya pengendara roda dua, untuk beristirahat agar perjalanan tetap aman. Keselamatan adalah hal yang paling utama karena satu nyawa sangat berharga,” ujar Menteri PUPR Dody Hanggodo.

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan Suntana memastikan seluruh moda transportasi siap melayani masyarakat selama Nataru.

“Kami telah melakukan pengecekan terhadap seluruh sarana dan prasarana transportasi, baik udara, laut, darat, maupun kereta api. Pengecekan ini akan terus dilakukan hingga masa pelayanan Nataru berakhir, dan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan serta mematuhi rambu dan arahan petugas. Pemerintah, kata dia, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan lancar.” Tambahnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru