Metrosiar, Tangerang – Preliminary Night Puteri Indonesia Banten 2025 digelar di Ruang Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (22/01/2025).
Sebelas finalis Puteri Indonesia Banten dari perwakilan kota dan kabupaten menunjukkan aksi fashion show.
Ajang kecantikan Puteri Banten ini dihadiri oleh Wali Kota terpilih H. Maryono Hasan dan Kathy Monica Kabe, S.E., selaku penyelenggara resmi dan juga sebagai regional Director Puteri Indonesia Banten 2025.

Diketahui, tahun 2025 ini Kota Tangerang menjadi tuan rumah dalam ajang Puteri Indonesia Banten.
Kota Tangerang berkesempatan menjadi tuan rumah mulai dari audisi sampai Grand Final yang akan diadakan pada tanggal 24 Januari 2025.
Pada kesempatan kali ini, Maryono Hasan menyampaikan pesan dan harapannya kepada Puteri Indonesi Banten.
“Saya harap Puteri Indonesia Regional Banten ini nantinya bukan hanya cantik secara fisik, tapi juga cantik secara attitude dan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya di bidang pemberdayaan perempuan”.
Menurutnya, kecantikan Puteri Indonesia Banten 2025 menjadi cerminan wajah dari Provinsi Banten dan Indonesia yang harus menjaga attitude dan wawasan mengenai daerah maupun nasional.
Lebih lanjut Wali Kota mengungkapkan, Puteri Indonesia menjadi garda terdepan dalam mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Provinsi Banten di kancah nasional dan internasional sehingga bisa berkontribusi untuk masyarakat dan khususnya pemberdayaan perempuan.

Diungkapkan oleh Kathy Monica Kabe, “Proses yang telah dilalui oleh Puteri Indonesia sangat panjang, tugas utama menjadi seorang puteri Indonesia bukan hanya cantik saja, tapi juga ikut serta menjadi tanggung jawab ambil peran bersama masyarakat, bukan hanya mempromosikan pariwisata namun juga dapat berperan berkontribusi terhadap masyarakat dan pemberdayaan perempuan”.
Dr. Airin Rachmi Diany, SH,. MH, sebagai alumni Puteri Indonesia tahun 1996 yang dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Favorit dan Puteri Indonesia Pariwisata merupakan contoh Puteri Indonesia yang sukses dan tidak mengandalkan kecantikan tetapi intelektual serta wawasan luas.










