Bahlil Lahadalia: Investasi Danantara di Proyek Energi Akan Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Jumat, 23 Mei 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan (kanan) Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram.com/@bahlillahadalia)

Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan (kanan) Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram.com/@bahlillahadalia)

Metrosiar – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan keterlibatan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam proyek strategis energi nasional akan mengikuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kita kan sebagai pembantu Bapak Presiden, pasti menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh Bapak Presiden,” ujar Bahlil kepada awak media usai menghadiri Indonesian Petroleum Association (IPA) Convex di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (21/5/25).

Bahlil juga menegaskan Kementerian ESDM akan mengatur sektor energi yang menjadi prioritas dalam investasi Danantara, sejalan dengan agenda transisi energi dan kedaulatan energi nasional.

“Terkait dengan transisi energi dan kedaulatan swasembada energi kita, arah Bapak Presiden Danantara juga ikut mengambil bagian, porsinya tinggal kita atur mana yang menjadi skala prioritas,” jelasnya.

Baca Juga :  Jadwal Kapal Pelni KM Gunung Dempo 8-26 Maret 2025, Cek Rute

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menyinggung sistem bagi hasil dalam usaha hulu minyak dan gas bumi (migas), yaitu gross split, yang terus menjadi perdebatan pelaku usaha bersama skema cost recovery.

Ia menyebut pemerintah telah menyusun formulasi ekonomi yang memudahkan ekspansi dan pengeluaran modal (capex), khususnya untuk pengelolaan sumur tua.

“Sebenarnya selama ini kan selalu diperdebatkan antara cost recovery atau growth split. Tetapi dengan bagaimana cara untuk mereka bisa melakukan ekspansi,” katanya.

Baca Juga :  Saham TOBA Naik 212%, Transformasi Bisnis ke Waste-to-Energy dan Energi Hijau

“Pasti, kan sekarang membutuhkan capex yang mahal bagi sumur-sumur tua. Karena itu kita memberikan satu formulasi sweetener yang ekonomis,” imbuh Bahlil.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa Danantara akan mengambil bagian dalam investasi sektor energi dalam negeri.

Ia juga menegaskan keterbukaan pemerintah terhadap masuknya investor untuk mendukung proyek-proyek strategis migas nasional.

“Silahkan anda masuk ke peluang yang kita berikan, dan kita sudah siapkan suatu dana investasi besar,” kata Prabowo saat membuka Pameran Tahunan ke-49 IPA di Tangerang.

“Yaitu Danantara Indonesia yang siap berinvestasi secara strategis dalam proyek-proyek energi yang tersedia,” lanjutnya.(*)

Berita Terkait

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Lurah Kutabaru Monitoring Langsung Kegiatan Imunisasi Campak di Posyandu
Lebaran Betawi 2026 lebih beda, Semua Orang Bakal Berkumpul di Lapangan Banteng.
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Rabu, 1 April 2026 - 17:46 WIB

Lurah Kutabaru Monitoring Langsung Kegiatan Imunisasi Campak di Posyandu

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB