Metrosiar – Di tengah badai prahara rumah tangga artis Baim Wong dan Paula Verhoeven, nama seorang hakim bernama Dr. Sultan ikut terseret ke permukaan.
Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan ini menjadi sorotan setelah putusannya menyatakan Paula terbukti berselingkuh.
Tentu sebuah vonis yang membuat Paula merasa difitnah dan melaporkannya ke Komisi Yudisial.
Paula datang dengan hati yang hancur ke Komisi Yudisial
Dalam video yang tersebar, ia menangis sembari membantah semua tuduhan yang mencoreng nama baiknya sebagai istri dan ibu.
“Saya lakukan ini demi anak-anak saya,” ucap Paula dengan suara bergetar.
Ia menegaskan tidak pernah berselingkuh dan siap mempertanggungjawabkan ucapannya di akhirat.
Tapi di balik drama perceraian publik ini, publik turut menyoroti harta kekayaan sang hakim, Dr. Sultan, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Berdasarkan laporan LHKPN, total harta kekayaan Sultan mencapai Rp 2,4 miliar, terdiri dari:
- Tanah dan Bangunan di beberapa daerah seperti Mimika, Makassar, dan Bone senilai Rp 2,27 miliar.
- Dua unit motor senilai total Rp 24 juta.
- Kas dan setara kas sebesar Rp 418 juta.
- Setelah dikurangi utang, total bersih kekayaannya adalah Rp 2.406.547.155.
Dr. Sultan bukanlah sosok baru di dunia peradilan
Lulusan S3 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar ini telah meniti karier sejak 1998, dari staf pengadilan hingga kini menjabat pimpinan di lembaga peradilan agama.
Namun kini, namanya terseret dalam pusaran kontroversi akibat putusan yang dipandang berat sebelah oleh pihak Paula.
Sementara itu, pihak Baim Wong tetap pada pendiriannya.
Ia mengeklaim memiliki bukti kuat berupa rekaman CCTV dan percakapan mesra Paula dengan seorang pria berinisial NS, yang tak lain adalah sahabat dan kepercayaannya sendiri.
Bahkan, disebutkan pula Paula menggunakan uang bulanan dari Baim untuk membantu NS, termasuk mark-up belanja kantor.
Kini, meski status telah resmi bercerai, luka yang tertinggal masih dalam.
Paula berjuang bukan hanya membersihkan namanya, tapi juga untuk menjaga masa depan psikologis anak-anaknya.
Sementara di sisi lain, sosok NS dikabarkan menghilang, meninggalkan jejak pengkhianatan dan rumah tangga yang runtuh.
Di tengah semua ini, publik menanti: apakah keadilan akan hadir bagi semua pihak yang terluka?(*)
Editor : Nedu Wodo
Sumber Berita: YouTube Intens Investigasi










